jenis batu alam untuk pagar
Artikel Batu Alam

5 Jenis Batu Alam Untuk Pagar Terbaik, Keren & Modern!

Jenis Batu Alam Untuk Pagar – Pagar merupakan salah satu elemen yang ada pada bagian eksterior sebuah bangunan atau rumah. Adanya pagar memiliki banyak fungsi dan manfaat bagi rumah berserta penghuninya. Selain sebagai pembatas dan pelindung rumah dari segala sesuatu di luar, pagar juga dapat berfungsi sebagai penambah nilai artisik sebuah bangunan. Desain pagar yang menarik dapat membuat tampilan keseluruhan bangunan atau rumah juga menjadi lebih menarik.

Cara Membuat Pagar Menjadi Lebih Indah

Ada banyak cara untuk dapat membuat pagar menjadi lebih indah dan menarik, salah satunya adalah dengan memperhatikan material yang digunakan. Berikut beberapa material yang dapat digunakan untuk membuat pagar, di antaranya :

  • Kayu
jenis batu alam pagar
Pagar Kayu

Material kayu biasanya digunakan pada rumah-rumah bergaya tradisional yang terletak di daerah pedesaan. Kayu dapat memberikan kesan yang sangat alami dan hangat pada rumah. Selain itu, karakternya yang mudah dibentuk juga membuat kita dapat mudah berkreasi model pagar seperti apa yang diinginkan.

Namun, pagar kayu memiliki cukup banyak kekurangan di antaranya mudah kusam, lapuk, berjamur, dan keropos. Oleh karen itu, haruslah memilih jenis kayu yang bagus seperti kayu ulin dan kayu besi.

Perawatan pagar kayu pun terbilang lebih sulit dibandingkan dengan material lainnya, karena harus dilapisi dengan cairan coating secara rutin, hingga memberikan lapisan anti rayap.

  • Bambu
jenis batu alam pagar
Pagar Bambu

Material bambu memiliki karakter yang sama dengan kayu. Bambu juga dapat memberikan kealamian pada rumah. Kelebihan dan kekurangan bambu pun sama dengan kayu pada umumnya.

Apabila ingin menggunakan bambu untuk pagar, sebaiknya gunakan jenis bambu kuning karena tampilannya lebih menarik dan lebih kuat dibandingkan dengan jenis bambu lainnya.

  • Tanaman atau Semak-semakan
jenis batu alam pagar
Pagar Tanaman / Semak-semakan

Material pembuatan pagar yang cukup unik adalah tanaman. Selain dapat memperindah tampilan rumah dengan keunikannya, tanaman pagar juga dapat bermanfaat sebagai filter suara dan kebisingan dari luar, menghalangi debu masuk ke dalam rumah, dan menghasilkan udara yang segar.

Apabila ingin menggunakan tanaman untuk pagar, sebaiknya gunakan jenis tanaman teh-tehan, bunga soka, pakis, dan lainnya. Pastikan untuk tetap merawat tanaman dengan baik agar tampilan pagar tetap indah dan segar.

  • Besi
jenis batu alam pagar
Pagar Besi

Besi merupakan salah satu jenis material yang paling banyak dipilih untuk pembuatan pagar. Hal ini dikarenakan sifatnya yang kuat, berat, dan solid sehingga tingkat keamanan rumah dapat lebih terjamin.

Meskipun terbukti memiliki ketahanan yang lebih dibandingkan dengan material lain, pagar besi biasanya dipatok dengan harga yang tinggi. Tak hanya harga pagar itu sendiri, tetapi biaya konstruksinya pun akan lebih mahal dibandingkan dengan pagar lainnya, khusus alumunium.

  • Baja Ringan
jenis batu alam pagar
Pagar Baja Ringan

Baja ringan tidak sama dengan baja biasanya, meskipun lebih ringan namun tingkat kekuatannya hampir sama dengan baja konvensional. Bahkan, baja ringan juga lebih kuat dibandingkan dengan kayu.

Kelebihan lainnya, baja ringan bersifat non-combustible (tidak memperbesar api), bebas rayap, tidak memuai atau menyusut, dan mudah dalam pemasangan.

  • Beton
jenis batu alam pagar
Pagar Beton

Saat ini pagar beton masih jarang ditemui pada rumah tinggal atau bangunan lainnya. Padahal sebenarnya pagar beton memiliki cukup banyak kelebihan, di antaranya adalah kuat, solid, tahan terhadap cuaca, mudah dibongkar pasang, mudah dalam perawatan, dan cocok untuk rumah model apapun.

Jenis pagar ini cocok digunakan pada rumah bergaya minimalis dan modern. Agar tampilan pagar lebih indah dan tahan lama, sebaiknya dilapisi dengan cat anti lumut sebagai finishing-nya.

  • Batu Bata
jenis batu alam pagar
Pagar Batu Bata

Penggunaan batu bata untuk pagar tentunya sudah sering kita temukan, baik pada rumah bergaya tradisional maupun modern. Batu bata memang dapat memberikan kesan yang alami dan indah pada sebuah rumah. Karakternya yang kokoh dan solid menjadi nilai plus tersendiri.

Apabila ingin menggunakan batu bata untuk pagar, sebaiknya gunakan jenis batu bata yang diproduksi dengan teknik pabrikasi, karena akan lebih tahan lama dibandingkan dengan batu bata yang dibuat secara tradisional.

  • Batu Alam
jenis batu alam pagar
Pagar Batu Alam

Penggunaan batu alam sebagai bahan bangunan sudah dilakukan sejak jaman dahulu. Dari sekian banyak material pagar, batu alam yang memiliki keunikan dan katakteristik terbaik. Kesan alami, indah, sekaligus kokoh dan tahan lama yang ditampilkan membuatnya laris manis di pasaran.

Pagar batu alam cocok diaplikasikan pada rumah atau bangunan model apapun, karena jenis dan coraknya sangat beragam sehingga hanya perlu disesuaikan dengan model bangunan yang ada.

Jenis Batu Alam Untuk Pagar

Ada beberapa jenis batu alam yang dapat digunakan untuk pembuatan pagar, di antaranya :

  • Batu Andesit
jenis batu alam untuk pagar
Pagar Batu Alam Andesit

Batu andesit merupakan salah satu jenis batuan beku yang memiliki karakteristik terbaik, yaitu keras, padat, tahan terhadap goresan, dan tahan terhadap perubahan cuaca. Karakteristik batu seperti inilah yang paling cocok diaplikasikan pada pagar rumah.

Secara umum, batu andesit berwarna abu-abu, baik abu-abu muda, abu-abu kehitaman, hingga abu-abu kecoklatan. Ada pula warna abu-abu lainnya tergantung dari mana batu andesit tersebut berasal. Warna seperti ini dapat memberikan kesan yang kokoh dan mewah pada sebuah bangunan. Inilah yang membuat batu andesit banyak digemari masyarakat.

Jenis batu alam untuk pagar yang pertama ini cocok diaplikasikan pada rumah bergaya minimalis dan modern.

  • Batu Templek
jenis batu alam untuk pagar
Pagar Batu Alam Templek

Batu templek adalah jenis batuan metamorf yang terbentuk karena adanya perubahan tekanan dan suhu yang tinggi atau panas bumi. Karakteristik batu templek sama dengan batu andesit yang keras, padat, dan tahan terhadap cuaca.

Batu templek berbentuk lempengan-lempengan lipis segilima yang biasanya dipasang dengan pola acak, sehingga akan sangat memunculkan kesan alami pada rumah. Kelebihan lainnya adalah harga batu templek relatif murah dan motifnya tidak mudah pudar.

Jenis batu alam untuk pagar ini cocok diaplikasikan pada rumah model apapun, termasuk rumah tradisional.

  • Batu Candi
jenis batu alam untuk pagar
Pagar Batu Alam Candi

Seperti namanya, batu candi merupakan jenis batuan yang digunakan untuk pembuatan candi pada jaman dahulu. Dengan masih berdirinya candi-candi yang ada di Indonesia hingga saat ini, tampaknya sudah cukup membuktikan kekuatan dari batu candi.

Batu candi memiliki karakteristik yang keras namun berporositas tinggi, sehingga mudah menyerap air dan ditumbuhi lumut. Apabila ingin menggunakan jenis batu alam untuk pagar ini harusnya melapisinya dengan cairan coating.

Pagar batu candi cocok diaplikasikan pada rumah model apapun, baik rumah minimalis, mewah, maupun tradisional.

  • Batu Palimanan
jenis batu alam untuk pagar
Pagar Batu Alam Palimanan

Batu palimanan adalah jenis batu alam yang berasal dari daerah Palimanan, Kabupaten Cirebon Jawa Barat. Tidak seperti jenis batu alam untuk pagar sebelumnya, batu palimanan berkarakteristik rapuh dan berpori-pori.

Sebenarnya batu palimanan kurang cocok untuk diaplikasikan pada bagian eksterior rumah khususnya pagar, karena akan mudah rusak dan berlumut. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan melapisinya dengan cairan coating dan rutin merawatnya setiap 6 bulan sampai 1 tahun sekali.

Karena warnanya yang indah dan berbeda dengan jenis batu alam lainnya, batu palimanan cocok diaplikasikan pada rumah minimalis dan klasik.

  • Batu Paras Jogja
jenis batu alam untuk pagar
Pagar Batu Alam Paras Jogja

Jenis batu alam untuk pagar yang terakhir ini berwarna putih seperti salju sehingga diminati oleh banyak orang. Tidak hanya putih, batu paras jogja juga ada yang berwarna krem. Keduanya memiliki karakteristik yang sama.

Sama seperti batu palimanan, batu ini juga rapuh dan berporositas tinggi. Sehingga pengaplikasian dan perawatannya pun harus rutin seperti batu palimanan. Sebenarnya batu paras jogja lebih cocok diaplikasikan pada bagian interior rumah dibandingkan pada bagian eksterior.

Namun, lagi lagi coating adalah hal yang tepat untuk mengatasi semua permasalahan di atas. Karena selain dapat mencegah batu ditumbuhi lumut, coating juga dapat membuat tampilan batu alam menjadi lebih indah.

Baca juga : Perhatikan! Inilah Cara Coating Batu Alam yang Benar!!!

Demikianlah beberapa jenis batu alam untuk pagar modern dan keren yang dapat kami bagikan untuk Anda. Semoga bermanfaat dan jangan lupa kunjungi juga artikel kami yang lain! 😉

===============================================================================

Artikel Terkait :

10 Inspirasi Desain Pagar Batu Alam Minimalis Terbaik

7 Contoh Penerapan Batu Alam Andesit Untuk Pagar Rumah Minimalis

Karakteristik Pagar Batu Alam

Batu Alam Templek Untuk Pagar Batu Alam

Harga Batu Alam Cirebon Termurah, Langsung dari Pabrik – 2019

===============================================================================

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)
  • Email : sinergistone65@gmail.com

jual batu alam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *